Jumat, 27 Juni 2014

Keajaiban Bacaan Basmalah


Uji coba laboratorium membuktikan bahwa serat daging yang disembelih tanpa Bismillah dan Takbir selama tes uji serat dan perkembangbiakan bakteri ini, penuh dengan kuman dan darah yang tertahan dalam daging, sementara daging yang disembelih dengan Bismillah dan Takbir benar-benar bebas dari bakteri dan steril tidak mengandung darah yang tersisa/tertahan. 


•••Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Maka makanlah  binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika  menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya.” (QS. AL-An’aam: 118)
Sebuah tim dari para peneliti  senior dan Profesor universitas di negeri Suriah sampai pada suatu  penemuan ilmiah yang menunjukkan bahwa ada perbedaan besar dalam hal  perkembangbiakan mikroba antara daging yang dibacakan takbir ketika  disembelih dengan daging yang tidak dibacakan.Tim  medis yang terdiri dari 30 Profesor spesialis di berbagai bidang yan

g  berbeda dalam ilmu kedokteran laboratorium, bakteri, virus, dan ilmu  pengetahuan gizi dan kesehatan daging dan patologi anatomi, kesehatan  hewan dan penyakit pada sistem pencernaan melakukan penelitian biologi  dan anatomi selama tiga tahun.
Penelitian itu untuk  mempelajari perbedaan antara sembelihan yang dibacakan nama Allah  (Bismillah) dan membandingkannya dengan sembelihan yang disembelih  dengan cara yang sama, akan tetapi tanpa menyebut nama Allah (Bismillah)  .Dan  penelitian tersebut telah menunjukkan pentingnya dan perlunya  menyebutkan nama Allah (Bismillahi Allahu Akbar) ketika menyembelih  binatang ternak dan burung. Dan hasil penelitian itu sungguh mengejutkan  dan mengherankan dan yang digambarkan oleh anggota tim medis sebagai  sebuah Mukjizat (keajaiban) yang tidak bisa digambarkan dan dikhayalkan.
Penanggung jawab Humas  dari penelitian ini yaitu Dr.Khalid Halawah berkata bahwa uji coba  laboratorium membuktikan bahwa serat daging yang disembelih tanpa  Bismillah dan Takbir selama tes uji serat dan perkembangbiakan bakteri  ini penuh dengan kuman dan darah yang tertahan dalam daging, sementara  daging yang disembelih dengan Bismillah dan Takbir benar-benar bebas  dari bakteri dan steril tidak mengandung darah yang tersisa/tertahan.
Halawah mendeskripsikan  dalam pembicaraannya kepada kantor berita Kuwait (KUNA) bahwa penemuan  ini merupakan revolusi ilmiah besar di bidang kesehatan manusia dan  keselamatannya yang terkait dengan kesehatan apa yang dia konsumsi  berupa daging binatang ternak. Dan yang telah terbukti dengan secara  pasti bahwa daging tersebut bersih dan steril dari kuman dengan  membacakan Bismillah dan Takbir ketika menyembelihnya.Sementara  itu, kata peneliti Abdul Qadir al-Dirani bahwa ketidaktahuan  orang-orang di zaman kita terhadap Hikmah yang tersembunyi di balik  penyebutan Bismillah ketika menyembelih menyebabkan manusia mengabaikan  dan enggan untuk menyebutkan Bismillah dan Takbir ketika melakukan  penyembelihan binatang ternak dan burung.
Dia berkata:”Yang  mendorong saya untuk mempersembahkan tema/pembahasan ini dalam gaya  bahasa akademi yang ilmiah, yang membangun arti penting dan keseriusan  persoalan ini masyarakat, adalah berdasarkan apa yang dijelaskan oleh  Profesor Muhammad Amin Syaikhu dalam kajian beliau tentang al-Quran dan  apa yang beliau sampaikan dan kami dengar bahwa daging sembelihan yang  tidak disebutkan nama Allah (Bismillah) maka di dalamnya ada darah yang  tersisa/tertahan serta tidak terbebas dari bakteri dan kuman.”


Dia menyebutkan bahwa  Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan manusia untuk membaca  Bismillah ketika menyembelih binatang, Dia Yang Mahakuasa berfirman  dalam Surat al-Anam:“فكلوا مما ذكر اسم الله عليه ان كنتم باياته مؤمنين ” (ايه 118)” Maka makanlah  binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika  menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya.”


 (QS. Al-An’aam: 118)Dia Yang Mahamulia berfirman:“ولا تأكلوا مما لم يذكر اسم الله عليه وانه لفسق ”
” Dan janganlah kamu mamakan  binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya.  Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan…“ 


(QS. Al-An’aam: 121)Dia juga berfirman:وأنعام لايذكرون اسم الله عليها افتراء عليه” (ايه 138)” 
Dan binatang ternak yang mereka tidak menyebut nama Allah di waktu menyembelihnya, semata-mata membuat-buat kedustaan terhadap Allah. …“ (QS. Al-An’aam: 138)(eramuslim)

sumber : cbcrf.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar